Wednesday, March 21, 2012

The Power of YOUth, The Power of YOU

Setelah lama nggak blogging, gue kembali! :D Apa kabar semuanya?
Hari ini gue lagi terinspirasi sama pidato Kepala Sekolah gue... pidatonya udah agak lama sih, dan gue baru inget sekarang.
Mungkin kalo di Bahasa Inggris-in, judul pidato itu adalah The Power of Youth.
Lo semua sadar gak sih, yang membawa perubahan di Negara kita tercinta ini, biasanya anak muda. Let's take a quick flashback.
Siapa yang nggak tau Budi Utomo? Organisasi ini didirikan tahun 1908 oleh murid-murid Indonesia di sekolah kedokteran STOVIA. Bisa dibilang ini adalah tanda-tanda kebangkitan nasional, karena para pemuda udah mulai mau bersatu.
20 tahun kemudian, tanggal 28 Oktober 1928, ada peristiwa Sumpah Pemuda. Dari namanya aja kita udah tau kalo itu dilakuin sama pemuda. Ada yang lupa isi Sumpah Pemuda? Nih baca :
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Selanjutnya, 17 Agustus 1945. Kita semua tau kalo ini adalah hari kemerdekaan Indonesia. And you know what? Pembacaan Proklamasi juga atas dorongan pemuda Indonesia.
Tahun 1966, waktu lagi huru-hara G30S/PKI, Soeharto nggak akan bisa ngegulingin Orde Lama Soekarno kalo nggak ada kelompok mahasiswa dan organisasi sosial kemasyarakatan. Sayangnya, abis itu para pemuda langsung 'didepak' sama Soeharto. Bahkan mulai dari tahun 70-an ruang gerak mahasiswa dalam berpolitik dibatasin.
Next, tahun 1998, Orde Reformasi lahir karena pemuda kan? Karena unjuk rasa mahasiswa yang besar-besaran, akhirnya pemerintah Orde Baru nyerah dan lengser. \(^o^)/
Indonesia nggak bakalan ada tanpa peran pemuda. Sejarah nggak akan pernah bisa ditulis tanpa peran para pemuda.
Nah, kata Kepala Sekolah gue, interval kejadian-kejadian penting yang di motorin sama para pemuda itu kurang lebih 20 tahun. Jadi, kalo diitung-itung, akan ada kejadian penting lain yang di pimpin oleh para pemuda di sekitar tahun 2018. Berarti pemuda yang bakalan 'bertindak' itu generasi kita kan?
Yang jadi pertanyaan gue : apakah kita semua, para pemuda, siap buat melakukan perubahan? Apakah kita semua, para pemuda, tau kalo kita punya kekuatan di dalam diri masing-masing? Kekuatan buat berubah?
Perubahan apa yang kira-kira akan kita bawa buat negara ini?
Kita, sebagai pemuda, kalo nggak bisa ngasih perubahan (atau, at least, kebanggaan) buat Indonesia, mendingan pake topeng aja deh. Malu kalo sebagai pemuda kita cuma leha-leha di atas hasil perjuangan para pemuda zaman dulu.
Menang itu susah, tapi lebih susah lagi mempertahankan.
Tulisan gue belom ngena di hati lo semua? Cari kenalan lo yang veteran perang, tanya sama mereka gimana rasanya berjuang buat Indonesia waktu mereka masih muda. Dengerin dan pahamin cerita mereka. Dan lo akan nyadar.

"Berikan aku seribu orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku satu pemuda, niscaya akan kuguncang dunia." -Soekarno

4 comments:

  1. ss...ssu..sunguh terharu... *srupptt*. Jiwa nasionalis lu lagi berkobar ya Shin, hahaha. Btw gua suka tuh quotenya Bapak Soekarno, haha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya nih gue kebawa pidato KepSek gue *srooot*

      Delete
  2. hm ohiya kenapa gua srupttt ya.. kan itu lebih ke nyedot ingus, bukannya ngeluarin..

    ReplyDelete